AirAsia X Menargetkan Ekspansi New York Setelah London Gatwick

AirAsia X Menargetkan Ekspansi New York Setelah London Gatwick

BY KALUM SHASHI ISHARA Published on February 23, 2026 0 COMMENTS

AirAsia X sedang merancang langkah berani menuju Pantai Timur Amerika Serikat, dengan New York muncul sebagai target utama setelah maskapai itu secara strategis mengembalikan layanan ke Britania Raya.

 

Hanya beberapa hari setelah membuka pemesanan untuk rute barunya ke London Gatwick, pelopor low-cost jarak jauh itu memberi sinyal bahwa "hub virtual"nya di Timur Tengah akan menjadi landasan penting untuk loncatan trans-Atlantik.

 

Foto: AeroXplorer/ Thomas Tse

 

{{AD}}

 

Jembatan Bahrain ke Belahan Barat

 

Inti dari ekspansi ini adalah penetapan Bahrain sebagai hub global pertama AirAsia X di luar Asia Tenggara.

 

Dengan memanfaatkan hak lalu lintas kebebasan kelima, maskapai berencana menghubungkan jaringan besar ASEAN ke Eropa, Afrika, dan pada akhirnya Amerika Utara.

 

Strategi "satu henti" ini memungkinkan maskapai melewati batas jangkauan armada saat ini sambil mempertahankan struktur biaya rendah yang menjadi ciri merek tersebut.

 

Tony Fernandes, salah satu pendiri Capital A dan penasihat kunci untuk ekspansi ini, menjelaskan visi yang lebih luas dalam konferensi pers baru-baru ini di Manama:

 

"Rencananya adalah memiliki banyak penerbangan setiap hari dari ASEAN ke Bahrain, dan dari Bahrain, kami akan membangun sebuah maskapai yang akan terbang ke seluruh Afrika dan Eropa."

 

Langkah menuju New York kemungkinan akan mengikuti model serupa, dengan kemungkinan menggunakan singgah di Eropa atau Timur Tengah untuk menjembatani jarak sekitar 8.000 mil dari Kuala Lumpur.

 

{{REC}}

 

Evolusi Armada dan Masa Depan Narrowbody

 

Dalam perubahan strategi yang mengejutkan, AirAsia X baru-baru ini mengumumkan pembatalan pesanan Airbus A330-900neo yang tersisa.

 

Sebagai gantinya, maskapai beralih ke armada narrowbody efisiensi tinggi, termasuk Airbus A321XLR.

 

Pesawat-pesawat ini diperkirakan akan menjadi tulang punggung fase ekspansi berikutnya, menyediakan jangkauan dan ekonomi yang diperlukan untuk mempertahankan rute jarak jauh dengan kepadatan penumpang yang lebih rendah dibandingkan widebody tradisional.

 

Bo Lingam, Group Chief Executive Officer AirAsia X, menekankan pentingnya peluncuran kembali ke London sebagai pendahuluan bagi tujuan global ini:

 

"Kembalinya kami ke London menandai tonggak penting bagi AirAsia X dan kami sangat antusias memulai operasi kami di London Gatwick bulan Juni ini. Rute harian baru ini akan memungkinkan pelancong dari Inggris untuk terhubung secara mulus dan terjangkau ke Bahrain, ASEAN, dan seterusnya melalui konektivitas Fly-Thru kami yang luas yang mencakup lebih dari 130 destinasi di seluruh dunia."

 

Foto: AeroXplorer/ Ryan Wang

 

{{AD}}

 

Jadwal Operasi 

 

Saat maskapai bersiap untuk debutnya di London Gatwick pada Juni 2026, jadwal penerbangan awal telah diselesaikan. Operasi-operasi ini menjadi cetak biru bagi layanan New York yang diproyeksikan, yang menurut analis industri diharapkan diumumkan akhir kuartal keempat 2026.

 

No. PenerbanganRuteWaktu KeberangkatanWaktu KedatanganDurasiHari Operasi
D7 001Kuala Lumpur (KUL) – Bahrain (BAH)22:0000:40 (+1)7h 40mHarian
D7 001Bahrain (BAH) – London Gatwick (LGW)02:2507:258h 00mHarian
D7 002London Gatwick (LGW) – Bahrain (BAH)10:2518:556h 30mHarian
D7 002Bahrain (BAH) – Kuala Lumpur (KUL)20:5509:55 (+1)8h 00mHarian

 

Dengan tarif promosi untuk rute London mulai serendah RM199 ($42 USD) untuk pemesanan awal, AirAsia X sedang agresif merebut kembali wilayahnya di sektor anggaran jarak jauh. Jika koridor Bahrain-London terbukti sukses, loncatan menyeberangi samudra ke New York JFK atau Newark tetap menjadi batas terakhir dalam upaya maskapai untuk menjadi maskapai biaya rendah global sejati pertama di dunia.

 

 AeroXplorer is on Telegram! Subscribe to the AeroXplorer Telegram Channel to receive aviation news updates as soon as they are released. View Channel 
Kalum Shashi Ishara
I am an Aircraft Engineering graduate and an alumnus of Kingston University. It was a passion that I have had since childhood driven me to realise this goal of working in the Aviation and Aerospace industry. I have been working in the industry for more than 13 years now, and I can easily identify most commercial aircraft by spotting them from a distance. My work experience involved both technical and managerial elements of Aircraft component manufacturing, Quality assurance and continuous improvement management.

Comments (0)

Add Your Comment

SHARE

TAGS

RUTE AirAsia X Airbus A321XLR Jarak Jauh London GTW New York Perjalanan Penerbangan Rute

RECENTLY PUBLISHED

Kecelakaan Keamanan Jill Biden Saat Agen Menembak Diri Sendiri di Landasan Philly Protokol keamanan Philadelphia International Airport (PHL) diuji pagi ini setelah terjadi penembakan tidak sengaja yang melibatkan seorang anggota detail perlindungan Ibu Negara. Berita READ MORE »
Pencarian Meningkat untuk Anggota Kru American Airlines yang Hilang di Medellín Otoritas di Kolombia berlomba melawan waktu untuk menemukan Eric Fernando Gutiérrez Molina, seorang pramugara American Airlines berusia 32 tahun yang menghilang saat singgah rutin di Medellín. Berita READ MORE »
Penantian 53 Tahun Berakhir untuk Perjalanan Udara Supersonik Washington secara resmi membungkam gema tahun 1973 saat Amerika Serikat memasuki era baru penerbangan berkecepatan tinggi. Berita READ MORE »


SHOP

$2999
NEW!AeroXplorer Aviation Sweater Use code AVGEEK for 10% off! BUY NOW